Suku Asli Talang Mamak Sampaikan Keresahan Kepada Gubernur Riau
Senin, 20-06-2022 - 23:33:22 WIB
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com | RIAU - Gubernur Riau Dra H Syamsuar, M.Si menerima tamu yaitu Patih (Pucuk Pimpinan Tertinggi) di suku talang mamak dan Para Batin dari suku asli Talang Mamak Indragiri Hulu sebanyak 15 orang suku Talang Mamak berada di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.


Kedatangan Patih dan Para Batin Talang Mamak dari Indragiri Hulu terdiri dari 5 Kecamatan dan 1 kecamatan Indragiri Hilir ini adalah menyampaikan aspirasi mereka tentang Hutan Tanah wilayah Hukum adat Talang mamak habis porak poranda di babat dengan keberadaan perusahaan sawit (HGU) dan perusahaan kehutanan (HTI).


 Mereka bukan tak mendukung pembangunan di Riau, tapi mereka sangat resah habis luluh - lantak nya Hutan Tanah tempat mereka tinggal, tempat mereka hidup dan bercocok tanam sepanjang keberadaan mereka.


Para petinggi adat Talang Mamak ini menyampaikan keresahan yang dalam sehingga Batin Bumbungan sampai menangis menceritakan nasib tragis ulayat dan wilayah adat mereka yang tak di hormati dan di hargai sebagai warga negara.


Mereka menyampaikan apakah yang akan terjadi kepada anak cucu mereka ke depan dan masa depannya jika hal seperti ini tidak ada solusi dan kebijakan dari pemerintah di negara ini.


"Hutan luluh lantak, kalau pun kami punya kebun karet dan lahan pertanian semakin menyempit oleh oknum perambah hutan kami dan perusahaan HGU dan HTI, bahkan banyak juga kebun perusahaan tak ada izinnya."


Kalaupun ada Taman Nasional Bukit Tiga puluh di wilayah Kabupaten Inhu dan Inhil sebagai wilayah konservasi juga mereka tak tau mana tapal batas Taman Nasional Bukit Tiga puluh itu.


"Hutan kami jaga dan lestarikan, tapi malah perambah hutan semakin menjadi jadi melakukan ilegal logging dibiarkan di wilayah Hutan Taman Nasional, sejak dulu kami jaga dan pelihara hutan kami itu, sedari duluuu" jelas Batin Irasan dengan nada sedih.


Mereka ingin Wilayah Masayarakat Adat Talang Mamak terdiri dari 29 ke Batin ( Desa), Wilayah adatnya seluas 365.816,5 hektar sebanyak hampir 71.000 jiwa dan sebanyak 11.000 Kepala Keluarga ( KK) masyarakat hukum adat talang mamak di Kabupaten Indragiri Hulu.


Patih dan batin-batin ini meminta di akui oleh Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah terutama Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir keberadaannya dan wilayah mereka.


"Kami Meminta Pak Gubernur ( bersama 2 Bupati) mengakui dan mengesahkan kami sebagai Masyarakat Hukum Adat dan Hutan Adat mereka boleh di kelola oleh Masyarakat Talang Mamak ini dan tak ada kecemasan lagi dalam mengelola Hutan Tanah kami, Kami tidak dikejar kejar dan ditangkap aparat dalam mengelola hutan tanah kami yang tersisa sangat sedikit dan sempit itu lagi!"


Gubernur Riau Drs H Syamsuar, M.Si langsung merespon hal ini didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Makmun Murod MSi dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau H. Raja Yoserizal serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Bidang Linhkungan Hidup dan Kehutanan Johny Setiawan Mundung dan Gilung sebagai Ketua PD AMAN INHU.


Titah Pak Gubernur Riau (yg juga oleh Masyarakat Talang Mamak sebagai Datuk Setia Amanah) langsung memerintahkan kepada kedua Kepala Dinas untuk segera melakukan pemetaan di Lapangan dan Sosialisasi tentang Program Perhutanan Sosial yaitu berupa Hutan Adat dan Pemetaan Wilayah Masyarakat Hukum Adat Talang Mamak ini ( WILHA) dan Penelusuran tentang Cagar Budaya dan mengembangkan secara serius adat istiadat Talang Mamak yg telah hidup dan berkembang sejak puluhan ribu tahun yang lalu dan sertifikasi budaya Lokal ini.


Juga Gubernur Riau Drs H Syamsuar, M.Si menegaskan bahwa Masyarakat Suku Asli Talang Mamak di akui di Riau keberadaannya dan setara dengan masyarakat suku lainnya di Riau. Sejauh ini mendapat perhatian yang sama dalam pembangunan.


Gubernur Riau Drs H Syamsuar, M.Si juga menegaskan lagi "saya menginginkan persoalan masyarakat suku Asli di Riau dapat di selesaikan satu per satu masalahnya. Dan dengan kebersamaan kita yakin bisa mengurai persoalan yang ada di sana."


Terutama Suku Asli Talang Mamak dan Suku Sakai yg akan menjadi prioritas contoh penyelesaian Wilayah adat dan Ulayat di Riau nantinya.


Pak Gubernur juga menyinggung keberadaan suku Sakai, Akit, Bonai, guano, suku Laut yang juga menjadi konsen Pemerintah Provinsi Riau dalam Program Riau Hijau yang sudah Menjadi RPJMD Provinsi Riau.


Dalam berbagai kesempatan pertemuan Nasional dan internasional Gubernur Riau selalu menyebut suku Talang Mamak dan Sakai serta Suku Laut, guano dan Akit sebagai suku yg sudah lebih dulu berada di Riau dan diakui keberadaannya dalam menata dan perkaya khasanah adat dan budaya di Riau ini.


Suku asli di Riau cukup mewarnai pola interaksi, ekonomi, ekologi, sosial,politik & budaya di Riau.


Dari Jawaban dan penegasan Pak Drs H Sayamsuar, M.Si selaku Gubernur Riau sekaligus Datuk Setia Amanah dan didampingi Kepala Dinas LHK dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, masyarakat Talang Mamak yang di wakilkan oleh Batin Talang Parit Bapak Irasan menyampaikan ucapan terimakasih , haru dan bangga Kepada Gubernur Riau yang akan membantu persoalan Pengakuan Hutan Adat di Talang Mamak ini.


"Kami sangat berharap kepada Pak Gubernur Riau ini dapat di laksanakan nantinya dan kalau tim Pak Gubernur ke Lapangan melakukan Pemetaan, kami 29 kebatinan terdiri di 5 kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu akan mengawal dan mendukung!" tutup Batin Irasan.




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
  • Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
  • Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
  • Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
    Senin, 12-01-2026 - 08:39 WIB
    3 Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:37 WIB
    4 Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:34 WIB
    5 Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:33 WIB
    6 Mengusut Akar Korupsi di Balik Hancurnya Kebun Karet Pemda Kuansing
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:30 WIB
    7 Pemprov Riau Buka Seleksi Terbuka untuk 69 Jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:26 WIB
    8 Walikota Pekanbaru Dikabarkan Rombak Pejabat Eselon III dan IV Hari Ini
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:23 WIB
    9 Pemprov Riau Segera Bentuk Pansel Baru untuk Seleksi Ulang Komisaris, Dirut dan Direksi BRK Syariah
    Rabu, 07-01-2026 - 20:41 WIB
    10 Libatkan Kemendagri, Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026 Direncanakan Besok
    Rabu, 07-01-2026 - 20:40 WIB
    11 Plt Gubri Bakal Lantik 15 Pejabat Eselon II Pekan Depan
    Rabu, 07-01-2026 - 20:38 WIB
    12 SPPD dan Sosper Fiktif Diduga Masih Terjadi di Sekretariat DPRD Riau Pada Tahun 2025
    Rabu, 07-01-2026 - 20:36 WIB
    13 Kalapas Bagansiapiapi Beri Pengarahan WBP, Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan
    Senin, 05-01-2026 - 21:21 WIB
    14 Pengarahan Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan WBP Agar Patuhi Peraturan 
    Senin, 05-01-2026 - 21:18 WIB
    15 Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar di Dewan Pers dan Wartawan Tidak Diwajibkan UKW, Namun Profesionalisme Tetap Berlandaskan UU Pers
    Senin, 05-01-2026 - 21:14 WIB
    16 Plt Gubernur Riau Bongkar Borok BUMD: Struktur Gemuk, Kinerja Mandek, PAD Merosot
    Minggu, 04-01-2026 - 21:31 WIB
    17 Kontrak Senyap Rp Triliunan? Pemprov Riau Tak Tahu, Aryaduta Sudah Dikunci Lippo
    Minggu, 04-01-2026 - 21:27 WIB
    18 Empat Tersangka Perambahan Kawasan TAHURA OKH Di Kab. Tanjabtin,  Provinsi Jambi Siap Didangkak
    Minggu, 04-01-2026 - 21:25 WIB
    19 RMRB Bersilaturahmi Dengan LAMR Riau, Ketum DPP Akel , Mari Bersama Jaga Marwah Riau
    Kamis, 01-01-2026 - 11:37 WIB
    20 Bomen : Negara dan Lembaga Publik tidak Punya Kewenangan Menentukan “Kelayakan Wartawan
    Kamis, 01-01-2026 - 11:30 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com